
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai fase "pendinginan" setelah sempat mendekati area rekor.
Pelemahan ini terutama dipicu aksi ambil untung. Setelah reli cepat dalam beberapa hari, banyak pelaku pasar memilih mengunci profit terlebih dulu”apalagi menjelang rangkaian data ekonomi AS yang biasanya jadi pemicu volatilitas besar di logam mulia.
Tekanan tambahan datang dari dolar AS yang menguat. Indeks dolar (DXY) bergerak di sekitar 98,64, membuat aset berdenominasi dolar seperti perak menjadi lebih mahal bagi pembeli dari mata uang lain, sehingga permintaan cenderung menahan.
Fokus pasar kini tertuju pada "paket data" AS, mulai dari ADP, ISM Services, hingga JOLTS, sebelum puncaknya laporan Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat. Data-data ini akan ikut menentukan apakah pasar akan semakin yakin The Fed bisa memangkas suku bunga lebih cepat”yang biasanya jadi angin segar untuk perak”atau justru menahan ekspektasi itu.
Meski ketegangan geopolitik masih ramai, pasar belakangan lebih responsif terhadap arah suku bunga dan dolar. Selama dolar tetap firm dan investor memilih risk-on, perak bisa kesulitan rebound cepat. Namun jika data AS mulai menunjukkan pelemahan yang jelas, peluang pemangkasan suku bunga bisa menguat lagi dan membuka ruang perak kembali menguat. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga perak naik lebih dari 1% menjadi $73 per ons pada hari Selasa, setelah penurunan 8% pada sesi sebelumnya, yang menandai penurunan harian tercuram dalam lebih dari lima tahun, karena para pedagan...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi...
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar...