Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB | SILVER |PerakSILVER

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai fase "pendinginan" setelah sempat mendekati area rekor.

Pelemahan ini terutama dipicu aksi ambil untung. Setelah reli cepat dalam beberapa hari, banyak pelaku pasar memilih mengunci profit terlebih dulu”apalagi menjelang rangkaian data ekonomi AS yang biasanya jadi pemicu volatilitas besar di logam mulia.

Tekanan tambahan datang dari dolar AS yang menguat. Indeks dolar (DXY) bergerak di sekitar 98,64, membuat aset berdenominasi dolar seperti perak menjadi lebih mahal bagi pembeli dari mata uang lain, sehingga permintaan cenderung menahan.

Fokus pasar kini tertuju pada "paket data" AS, mulai dari ADP, ISM Services, hingga JOLTS, sebelum puncaknya laporan Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat. Data-data ini akan ikut menentukan apakah pasar akan semakin yakin The Fed bisa memangkas suku bunga lebih cepat”yang biasanya jadi angin segar untuk perak”atau justru menahan ekspektasi itu.

Meski ketegangan geopolitik masih ramai, pasar belakangan lebih responsif terhadap arah suku bunga dan dolar. Selama dolar tetap firm dan investor memilih risk-on, perak bisa kesulitan rebound cepat. Namun jika data AS mulai menunjukkan pelemahan yang jelas, peluang pemangkasan suku bunga bisa menguat lagi dan membuka ruang perak kembali menguat. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

Harga perak naik setelah turun 8%...
Tuesday, 30 December 2025 15:18 WIB

Harga perak naik lebih dari 1% menjadi $73 per ons pada hari Selasa, setelah penurunan 8% pada sesi sebelumnya, yang menandai penurunan harian tercuram dalam lebih dari lima tahun, karena para pedagan...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS